24 C
id

Anggota DPRD Provinsi "Asril" Sosialisasi Perda Nomor 14 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Sumatera Barat di Bukittinggi

Bukittinggi, MataJurnalist.com_Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Asril SE, pada hari Rabu (26/3/2025), mengadakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) terkait Perda Nomor 14 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2038. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Badiklat UPTD Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Sumatera Barat, Bukittinggi.

Acara ini dilaksanakan di Daerah Pemilihan Sumbar III dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Syafrizal, Camat dan Lurah se-Kota Bukittinggi, serta sejumlah undangan dan awak media.

Dalam kesempatan tersebut, acara dibuka secara resmi oleh Camat MKS, Sukri Naldi, yang mewakili Camat Bukittinggi. Dalam sambutannya, Sukri berharap kegiatan ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak dalam mendukung kemajuan industri kecil di Bukittinggi.

Sukri menekankan pentingnya pembinaan dan permodalan yang tepat untuk mendorong perkembangan industri kecil. Ia juga berbagi pengalamannya selama menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bukittinggi dan kini di DPRD Provinsi, berharap dapat membawa perubahan yang positif bagi industri kecil di Bukittinggi.

"Saya berharap industri kecil di Bukittinggi bisa berkembang dengan baik. Meskipun kita belum kaya, yang terpenting adalah kita cukup dan dapat menjaga keberlanjutan perekonomian masyarakat," ujar Sukri.

Dalam sambutannya, Asril SE, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Komisi II dan anggota Partai Nasdem, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ekonomi saat ini. Ia menekankan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan mengatasi pengangguran yang semakin tinggi. Asril juga menyebutkan bahwa pada bulan Juli mendatang, ribuan pegawai honor akan diberhentikan, yang menambah tantangan ekonomi yang dihadapi.

"Kita tahu, perguruan tinggi setiap tahunnya menghasilkan lebih dari 2000 tamatan, namun lapangan pekerjaan semakin sempit. PHK besar-besaran juga sedang terjadi. Ini adalah tantangan besar, dan kita harus bersama-sama berjuang untuk membangun ekonomi yang lebih baik," ungkap Asril.

Lebih lanjut, Asril menekankan bahwa pedagang kecil dan pengusaha mikro sudah dianggap sebagai pahlawan bagi keluarga mereka, karena mereka berhasil menyekolahkan anak-anak mereka meskipun dalam keterbatasan. Ia sampaikan juga bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan ekonomi, meskipun tanpa kekayaan besar, yang terpenting adalah kecukupan, ucapnya.

"Jika kita bisa membiayai keluarga kita dengan baik, maka kita sudah menjadi pahlawan untuk bangsa ini. Mandiri dan mampu hidup dengan cukup, itu yang perlu kita capai," tambah Asril.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi momen penting dalam upaya pengembangan industri kecil di Kota Bukittinggi dan Provinsi Sumatera Barat secara keseluruhan. 

Dengan adanya dukungan dari pemerintah provinsi, diharapkan industri kecil dapat memperoleh akses permodalan, pelatihan, serta bantuan yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat, Syafrizal, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor industri. 
Pada saat itu Ia mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi berencana mengembangkan beberapa sektor industri di Kota Bukittinggi, seperti kerajinan dan tekstil, yang merupakan produk unggulan daerah Bukittinggi.

"Untuk mengembangkan sektor industri di Bukittinggi, kami memiliki rencana untuk memberikan bantuan. Namun, bantuan ini tidak bisa diberikan secara individu, melainkan kepada kelompok industri kecil, dengan minimal 10 industri kecil yang bergabung," jelas Syafrizal.

Syafrizal juga menambahkan bahwa untuk mendukung pengembangan industri kecil ini, penting bagi para pelaku industri untuk bekerja sama dengan anggota DPRD Provinsi. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan industri kecil di Bukittinggi dapat berkembang pesat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik awal yang signifikan dalam upaya meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri kecil di Sumatera Barat, khususnya di Kota Bukittinggi, pungkasnya.***

Pewarta : sutan mudo 
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

- Advertisment -