Buka Bersama Gribjaya di Hotel Acacia, DPD Sumbar dan DPC Agam Hadir
Foto Dr.H.Def Dewan Pembina Grib Jaya Agam bersama Ketum Grib Jaya H.Herkules di acara Buka puasa bersama dan acara Pra Milad ke 14 Grib Jaya, Jumat (21/3/2025).
Jakarta, MataJurnalist.com_ Ketua DPD Gribjaya Sumbar, Amril Amin, bersama Sekretaris DPD, dan perwakilan DPC dari Dr. H. Defi Endri, hadir mewakili DPC Gribjaya Agam pada acara buka bersama yang diadakan oleh Gribjaya di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, pada Jumat, 21 Maret 2025. Acara tersebut turut dihadiri oleh seluruh Ketua DPD dan DPC se-Indonesia serta Ketua Umum DPP Gribjaya, H. Herkules.
Dalam kesempatan tersebut, H. Herkules menegaskan bahwa Gribjaya bukanlah organisasi masyarakat (Ormas) yang berorientasi pada premanisme. Gribjaya, menurutnya, adalah ormas yang mengutamakan kesantunan dan elegansi serta mendukung penuh pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Gribjaya akan selalu berada di garis depan untuk menjaga nama baik Pak Prabowo. Saya siap memberikan nyawa saya demi Pak Prabowo. Saya bukan kebal hukum, saya bukan kebal peluru, tapi Allah bersama saya. Jika sudah ditakdirkan mati, ya mati. Sekarang saya sudah bertaubat,” ungkap H. Herkules dengan tegas.
H. Herkules juga mengajak seluruh hadirin untuk saling bermaaf-maafan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, serta menyampaikan terima kasih atas kehadiran teman-teman dari seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.
Foto Ketua DPD Grib Jaya Sumbar Amril Amin bersama H.Def di acara Pra Milad ke 14 Grib Jaya di Hotel Acacia Jakarta, Jumat (21/3/2025)
Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian DPP Gribjaya, Adnan Wijaya, mengumumkan bahwa perayaan Milad Gribjaya yang ke-20 akan dilaksanakan pada 20 April 2025 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Perayaan ini rencananya akan dihadiri oleh sekitar 20 ribu anggota Gribjaya dari seluruh Indonesia, baik dari Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa.
“Tindakan tegas Pak Prabowo dalam memberantas korupsi, mafia hukum, dan mafia tanah harus kita dukung sepenuhnya. Gribjaya harus menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program-program Presiden,” kata Adnan Wijaya.
Lebih lanjut, Adnan menekankan bahwa Gribjaya harus berada di barisan depan untuk menghalangi segala ancaman terhadap perekonomian negara, termasuk kelompok ultra kanan yang dapat merusak stabilitas pasar saham atau nilai rupiah. “Gribjaya harus berperan aktif dalam menjaga stabilitas ekonomi dan politik negara,” tambahnya.
Adnan juga mengungkapkan bahwa untuk menyelenggarakan Milad ke-20, Gribjaya membutuhkan dana sekitar 20 milyar rupiah. “Sebagai Ketua Harian, saya siap menyumbangkan 5 milyar rupiah untuk kelancaran acara tersebut,” ujarnya.
Bantuan juga datang dari berbagai DPD, seperti DPD DKI Jakarta yang mengirimkan 5.000 personil, DPD Banten 5.000 anggota, DPD Jawa Barat 5.000 anggota, DPD Lampung 5.000 anggota, DPD Sumatera Utara yang menyumbang 300 juta rupiah, dan DPD Bali yang menyumbang 150 juta rupiah.
Sekretaris Jenderal Gribjaya, Zulpikar, dalam sambutannya menjelaskan bahwa organisasi Gribjaya kini memiliki 34 DPD yang tersebar di seluruh Indonesia. Semua DPD hadir dalam acara buka bersama, kecuali DPD Aceh.
“DPD adalah mitra DPP, dan DPC adalah perpanjangan tangan dari DPD. Tidak ada yang lebih kecil atau lebih besar, karena setiap bagian memiliki peran yang sama pentingnya,” tegas Zulpikar. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas organisasi, terutama dalam hal administrasi dan komunikasi antar struktur.
Zulpikar juga menegaskan bahwa atribut resmi Gribjaya adalah pakaian hitam dan loreng. “Tidak boleh ada grup-grup yang tidak jelas atau yang mengatasnamakan Gribjaya tanpa izin,” tambahnya.
Foto Stuasi Buka Bersama seluruh Ketua DPD dan DPC se-Indonesia di Hotel Acacia Jakarta, Jumat (21/3/2025)
Dr. H. Defi Endri, Pembina DPC Gribjaya Agam, yang hadir melalui WhatsApp pribadinya, kepada awak media, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 1.000 orang hadir dalam acara buka bersama ini, yang terdiri dari pengurus dan anggota Satgas, dan acara berlangsung hingga pukul 23.00 WIB.
Setelah para Ketua DPD dari 34 provinsi melaporkan perkembangan organisasi di wilayah masing-masing, acara ditutup dengan hiburan bersama dan saling berbagi informasi antar peserta.
Defi Endri berharap agar Gribjaya Agam dapat semakin berkembang dan menjadi organisasi terbesar di Kabupaten Agam. “Semoga Gribjaya Agam mampu mengayomi masyarakat, menghadapi berbagai tantangan, serta mendampingi dan mengawal pemerintah Kabupaten Agam untuk lebih maju dan berkembang,” tutupnya.
Pewarta: Sutan Mudo / Rel
Posting Komentar