24 C
id

Membangun Semangat Generasi Muda, "Tuangku Rismaidi" Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama

Bukittinggi, MataJurnalist.com_Tuangku Rismaidi, seorang tokoh masyarakat dan Ketua Yayasan Serikat Islam (SI) Bukittinggi, bersama keluarganya, pada Sabtu (22/3/2025) mengundang generasi muda untuk menghadiri acara silaturahmi sekaligus buka bersama di kediamannya yang terletak di Tabek Gadang, Aur Kuning, Bukittinggi. Acara ini bertujuan memberikan motivasi dan semangat kepada para pemuda dalam meraih cita-cita dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, hadir juga seorang budayawan dan akademisi ternama, Indra Utama. Indra yang juga seorang koreografer Indonesia dan telah berkarir sebagai dosen di berbagai institusi pendidikan di dalam dan luar negeri, termasuk di Universiti Malaya dan Universiti Malaysia Sarawak, turut menyemarakkan acara tersebut. Kini, ia menjabat sebagai Ketua Harian Yayasan Indonesisch Nederlandsche School (INS) Kayutanam dan Direktur Eksekutif INS Kayutanam.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama BPRS Jam Gadang Feri Irawan, Tokoh Masyarakat, mahasiswa dari UIN dan UM Sumatera Barat, pengusaha muda, serta awak media.

Pada kesempatan itu, Tuangku Rismaidi mengingatkan generasi muda untuk selalu mengedepankan cara intelektual dalam berpendapat, termasuk saat melakukan demonstrasi. 

"Demonstrasi itu boleh, namun harus dilakukan dengan cara yang intelektual, bukan dengan tindakan yang merusak atau melanggar hukum. Sampaikanlah aspirasi dengan wawasan yang luas dan kecerdasan," ujarnya.
Selanjutnya Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan waktu muda dengan sebaik-baiknya. "Jangan buang-buang waktu di masa muda, tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat. Hidup ini adalah perjuangan," tegas Tuangku Rismaidi.

Tuangku menambahkan, "Belajar tidak hanya di kampus, tetapi juga di luar kampus. Alam semesta ini adalah guru yang sesungguhnya. Memang benar, di kampus kita banyak mendapatkan teori, namun yang lebih penting adalah mengaplikasikan teori tersebut di masyarakat," lanjutnya.

Lebih lanjut, Tuangku Rismaidi juga mengingatkan tentang arti penting persahabatan dan kesetiaan. "Teman itu adalah mereka yang tetap bersama kita, baik saat kita dalam kondisi baik maupun saat kita sedang dalam kesulitan. Waktu kita baik-baik saja, kita banyak dikelilingi teman. Namun, ketika kita dalam kesulitan, itulah yang akan menguji siapa teman sejati kita. Oleh karena itu, kita perlu terus mempererat silaturahmi," ungkapnya.

Sementara itu, Indra Utama yang juga seorang budayawan dan akademisi menyoroti pentingnya kebudayaan dalam pembangunan suatu kota. "Kebudayaan adalah roh dari sebuah kota. Bukittinggi, sebagai kota yang kaya akan tradisi seni seperti silek dan tari, membutuhkan perhatian lebih agar kehidupan budaya tetap lestari," ujarnya.
Indra menambahkan, saat ini fasilitas yang mendukung perkembangan seni di Bukittinggi belum cukup memadai. "Dulu, ada sanggar-sanggar seni seperti yang ada di depan BNI, namun kini tidak ada lagi. Kebudayaan harus menjadi induk dari setiap kebijakan pemerintah. Jika pemerintah hanya berorientasi pada ekonomi semata tanpa melibatkan kebudayaan, maka banyak proyek-proyek yang gagal karena tidak melihat kecenderungan kehidupan masyarakat yang sesungguhnya," jelas Indra.

Di akhir penyampaiannya, Indra mengingatkan generasi muda untuk tidak takut keluar dari zona nyaman demi mencapai kesuksesan. "Kebanyakan orang yang berhasil adalah mereka yang berani keluar dari zona nyaman mereka. Kaum liminal adalah mereka yang gelisah dengan kemapanan dan terus berusaha untuk memperbaiki kehidupan mereka," ucapnya.

Acara silaturahmi dan buka bersama ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memotivasi generasi muda Bukittinggi untuk terus belajar, berkreasi, dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, pungkasnya.***

Pewarta : sutan mudo
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

- Advertisment -